Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Februari 2017

Contoh Puisi Bertema Pahlawan

Tegur Pahlawanku
Karya : Arwinda Yoke Fitrila/XII Bahasa (La Rouspeteur)

Sore itu Pattimura menyambangi rumahku
Menanyakan kabar negeriku
Kujawab dengan malu-malu
Hla wong negeriku makin lama makin melucu
Politik hanya dijadikan senda gurau
Politikusnya mirip pelawak yang sering muncul di tv tuju

Hpku berbunyi
Ternyata dari Ibu Kartini yang menelfon sendari tadi
Kudengar suara tangisnya menjadi-jadi
Nak, ada dimana emansipasi yang dulu kujunjung tinggi?
Sudah kucari tak kunjung kutemui
Kujawab sudah, ibu jangan menangis lagi
Aku tak tau dimana emansipasi
Tanyakan saja pada wanita masa kini
Dengan bangga berlenggak-lenggok memakai pakaian seksi
Tak jarang yang menjual diri
Dimana letak harga diri?
Eeee lha dalah katanya sudah terlindas kereta api

Ku minum air yang ada di botol ini
Tapi Pak Karno malah memaki-maki
Katanya aku tak cinta negeri
Karena memakai barang ekspor dari luar negeri
Juga bertingkah sok westernisasi
Mau minum kopi Pak Karno menegur lagi
Memangnya tidak takut disianidai
Tertunduk lesu ku pikir ngeri

Bung Hatta datang menagih utang
Kubilang saja tak punya uang
Ekonomi makin lama makin senjang
Mau kerja tak ada ruang
Tidak kerja tak ada uang
Dulu waktu masih punya uang malah dibuang-buang
Duh nasib kenapa jadi malang

Pagi ini Ki Hajar Dewantara enggan mengajar lagi
Karena melihat berita di tv
Tentang seorang pelajar yang melaporkan gurunya sendiri
Ealah Cuma dicubiti
Tapi kok bilangnya menganiayai
Wajahnya kini bergidik ngeri
Membayangkan apa yang terjadi pada dirinya nanti

Terangku pada para pahlawan
Aku ini anak zaman
Ayahku bernama teknologi dan ibuku bernama globalisasi
Temanku yang ketimuran sudah lama kutinggalkan
Kini teman sepermainanku adalah kebarat-baratan
Santapanku gadget sangat menyenangkan
Tak usahlah merasa heran, karena zaman ini zaman edan.